Dantian, Qi, dan Yin Yang berasal dari perbendaharaan kata Tionghoa, dalam hal ini adalah bahas Mandarin, dan secara spesifik merupakan terminologi Taoisme (道家). 

Seperti yang kita ketahui, huruf Mandarin dibentuk berdasarkan 6 metode, dan yang paling sering digunakan ada 4, yaitu Xiang4xing2 (象形) yang berarti meniru dari bentuk atau gambar, Hui4yi4 (會意) yang berarti merujuk kepada pengertian atau menggambarkan maksud, Xing2sheng1 (形聲) yang berarti menggabungkan bentuk + lafal, dan Zhi3shi4 (指事) yang berarti directional atau mengarah ke hal spesifik.

Dan1tian2 (丹田) terdiri dari 2 huruf, yaitu Dan1 (丹) yang berarti "pil" yang merupakan bagian dari kata Dan1yao4 (丹藥) yang berarti "pil obat", berasal dari kata "sumur" (Jing2 井) dengan tambahan sebuah titik (`) di dalamnya, merupakan karakter yang dibentuk dengan cara Huiyi, merujuk kepada pengertian terhadap sesuatu yang diambil dari dalam bumi/tanah, dan Tian2 (田) yang berarti "sawah" atau "ladang", merupakan karakter yang dibentuk dengan cara Xiangxing, dan dapat dilihat memiliki bentuk petak sawah. 

Dari pengertian kata per kata, dapat kita ketahui Dantian adalah area cultivation (fungsi sebuah Tian 田) dan yang di-cultivate adalah "pil" atau Dan (丹). 

Mengapa meng-cultivate pil? Hal ini memiliki sejarah yang sangat panjang, dan dokumentasi sejarah mengarah kepada dinasti Qin2 (秦), dengan raja pertamanya, Qinshihuang (秦始皇), dimana Qinshihuang sangat menginginkan kehidupan fisik yang abadi (Physical Immortality) sehingga menyuruh para ahli alchemy pada saat itu (para praktisi spiritual Tiongkok yang dikenal dengan sebutan Dao4jia1 道家) untuk mencarikan atau membuatkan obat keabadian. Para praktisi alchemy ini kemudian bereksperimen dengan berbagai macam obat-obatan, ramuan dan logam untuk mendapatkan formula hidup abadi ini. 

Kemudian muncullah disiplin Wai4dan1 (外丹), yang pada prakteknya menemukan banyak sekali formula obat-obatan yang sangat berguna dan berfungsi untuk banyak hal. Akan tetapi, disiplin Waidan TIDAK berhasil menemukan formula hidup abadi ini. 

Karena pencarian obat tersebut gagal, kemudian para praktisi alchemy ini mulai bereksperimen untuk mencari obat ini di dalam badan sendiri, sehingga muncullah disiplin Nei4dan1 (內丹emoticon-Wink. Tradisi agama Taoist (Dao4jiao4 道教) tertua yang tercatat dalam sejarah, yaitu Zhengyipai (真一派)dari dinasti Han (漢), diketahui telah mengenal dan mengamalkan tradisi Neidan ini. 

Dalam eksperimen para ahli alchemy tersebut, mereka menemukan ada area tertentu di dalam badan manusia yang dapat digunakan untuk cultivation dan further development dari Dan tersebut, dan area ini disebut Dantian. 

Dalam prakteknya, ditemukan 3 Dantian dalam tubuh manusia, yaitu Dantian bawah (Xia Dantian 下丹田), Dantian tengah (Zhong Dantian 中丹田), dan Dantian atas (Shang Dantian 上丹田). 

Dantian bawah juga sering disebut sebagai Tungku (Ding2 鼎) yang menggambarkan fungsi lanjutan dari Dantian bawah itu sendiri. 

Dalam eksperimen tersebut, juga ditemukan fungsi Wuxing (五行) dalam organ tubuh manusia, serta ditemukan berbagai jalur meridian di dalam tubuh yang berguna untuk Xiantian Qi cultivation, dan yang paling utama adlah penemuan meridian Ren, Du dan 8 meridian aneh (奇經八脈), yang ultimately mengarah ke penemuan acupuncture. 

Seluruh proses pembentukan Dan digambarkan secara gamblang pada salah satu jenis Taiji Tu (太極圖).



Qi (氣) dalam tradisi Tionghoa dikenal ada 2 jenis, yaitu Prenatal Qi (Xian1tian1 Qi4 先天氣) dan Postnatal Qi (Hou4tian1 Qi4 後天氣). Xiantian Qi merupakan Qi yang hanya dapat diolah di Dantian, dan Houtian Qi adalah Qi yang tidak dapat diolah di Dantian (bahkan masuk ke dalam Dantian pun tidak bisa). 

Dengan kata lain, Xiantian Qi diolah di Dantian, sedangkan Houtian Qi diolah di tendon, tulang dan otot dalam, yang merupakan pokok pembahasan mas Nelvin. Dan sebenarnya pada kitab-kitab tua, ada satu tulisan lagi yang menyimbolkan Xiantian Qi, yang terdiri dari huruf Wu2 (無) dan ditambah dengan imbuhan Huo2 (火). 

Sayangnya, huruf ini tidak dapat ditemukan pada kamus-kamus baru, dan hanya dapat ditemukan pada kamus lama. Xiantian Qi ini adalah material yang dibutuhkan untuk meng-cultivate Neidan. Houtian Qi terdiri dari berbagai jenis Qi, salah satunya adalah Protective Qi (bahasa awamnya adalah Immune System). 

Sedangkan Xiantian Qi hanya terdiri dari 2 jenis, yaitu Yin Qi (陰氣) dan Yang Qi (陽氣). Yin Qi bersifat void dan dihimpun dari bumi, sedangkan Yang Qi bersifat panas dan dihimpun dari Qi kelima unsur (五行之氣) dan berpusat pada Xin (心emoticon-Wink. Dalam kitab Chantongqi (參同契) yan sangat terkenal, karya Taoist Wei Boyang (魏伯陽) dari dinasti Han timur (東漢) disebutkan, bahwa untuk mendapatkan Qi yang cukup (氣住) praktisi harus mencapai keadaan Shen2 Ding4 (神定), yang berarti keadaan meditasi dimana pikiran kita menjadi terisolasi dari pengaruh indra lainnya dan dalam keadaan diam. Dan ini berarti bahwa Neidan dilatih dengan cara meditasi. 

Sesudah Qi mencapai taraf memadai atau cukup, kemudian Qi di"masak" dalam tungku (鼎) yang tidak lain adalah Dantian bawah dengan menggunakan latihan pernapasan tertentu untuk menciptakan Api lambat dan Api cepat (dalam istilah Taoistnya Wenhuo 文火 dan Wuhuo 武火) yang dipergunakan untuk me"masak" Qi yang sudah terhimpun dalam Dantian bawah. 

Sesudah Qi tersebut "masak", terbentuklah sebuah pil yang terbuat dari intisari Qi, yang disebut sebagai Jindan (金丹). Dalam kitab Neidan Xinfa (內丹心法) yang merupakan salah satu bagian dari kitab Taoist (Daochang 道藏) disebutkan bahwa Jindan berasal dari intisari Yang Qi, sehingga Jindan ini memiliki sifat panas. 

Jindan ini adalah sebuah substansi yang nyata (bukan imajinasi), yang dapat disentuh atau diraba oleh orang lain, dan terasa dalam rabaannya seperti sebuah benjolan yang dapat berputar serta bergerak dari satu tempat ke tempat lain. Kemudian Jindan ini dilatih sedemikian rupa sehingga dapat meninggalkan Dantian, dan setelah berhasil, kemudian diarahkan untuk menuju ke Huiyin (會陰) untuk memulai pengumpulan Yin Qi yang bersifat void. 

Setelah berhasil, kemudian Jindan dan Yin Qi dibawa kembali ke dalam Dantian bawah untuk memulai sebuah latihan yang disebut sebagai latihan Caizhan (採戰) yang berarti latihan "collecting" dan "fighting", yang intisarinya adalah menggabungkan kedua jenis Qi ini menjadi substansi lain, yang biasa kita sebut Dian4 (電). 

Tahap selanjutnya adalah latihan yang biasa disebut sebagai Xiaozhoutian (小周天), kemudian diikuti dengan pengaktifan Dantian tengah dan Dantian atas, kemudian pembebasan 8 meridian aneh (奇經八脈), dan kemudian dilanjutkan dengan latihan Dazhoutian (大周天), dan seterusnya. 

Tahapan latihan ini secara lebih mendetail dapat ditemukan pada kitab yang ditulis oleh Zhang Sanfeng (張三丰), yaitu Dadaozhiyao (大道招要).

Dalam kitab Neidan Xinfa (內丹心法e)disebutkan bahwa Xiantian Qi memiliki supernatural properties, sedangkan Houtian Qi tidak.